Macam-Macam Tanda Baca dalam Bahasa Inggris dan Contohnya (Punctuation)

Macam-Macam Tanda Baca dalam Bahasa Inggris dan Contohnya (Punctuation)

Macam-Macam Tanda Baca dalam Bahasa Inggrisdan Contohnya (Punctuation) –  Dalam bahasa tanda baca (Punctuation) sangat penting peranannya dalam membentuk sebuah kalimat yang bermakna. Begitupula dalam bahasa Inggris yang memiliki beberapa tanda baca (puctuation) yang memiliki fungsi yang sama dengan tanda baca yang ada dalam bahasa Indonesia.  Untuk lebih jelasnya, mari kita simak uraian berikut ini.

Tanda Baca dalam Bahasa Inggris dan Contohnya (Punctuation)
Macam-Macam Tanda Baca dalam Bahasa Inggris dan Contohnya (Punctuation)

Mengapa kita membutuhkan tanda baca?

Tanda baca sangat penting dalam sebuah tulisan. Tanda baca menunjukkan ke pada pembaca di mana kalimat tersebut dimulai dan selesai. Jika tanda baca digunakan dengan benar maka mereka membuat tulisan anda mudah dimengerti . Oleh karenanya, pada posting kali ini englishiana.com mencoba memberikan panduan praktis tentang bagaimana menggunakan koma (commas), titik koma (semicolons), dan jenis-jenis tanda baca lainnya dengan benar, sehingga tulisan kita akan selalu jelas dan efektif. Ada juga bagian yang menyajikan saran tentang cara menggunakan tanda baca saat menulis kalimat langsung (directspeech), daftar (lists) , atau singkatan (abbrevations) .

Jenis-Jenis Tanda Baca (Punctuation)

1. Tanda titik (Full stop)

Tanda titik digunakan untuk:
  1. menandai akhir sebuah kalimat pernyataan: ex. All of the students arrived at the same time.
  2. menandai akhir dari sebuah kelompok kata yang tidak membentuk kalimat yang sempurna yang tujuannya hanya untuk penegasan: ex. It's never acceptable to come late to the school. Not under any circumstances.
  3. digunakan dalam beberapa singkatan, seperti “etc., Jan., or a.m.” ex. Please return the book by Sunday 8 Dec. at the latest.
  4. Digunakan dalam alamat website dan email: ex. www.englishiana.com
2. Koma (Comma)

Sebuah koma (comma) menandai sebuah “jeda sesaat” antara bagian yang berbeda dari sebuah kalimat. Ada empat kesempatan di mana tanda koma diperlukan.
  1. digunakan sebagai jeda dalam sebuah daftar. Ex. ( The flag was red, white, and blue.)
  2. digunakan dalam kalimat langsung. Ex.  ('That's not fair,' she said.)
  3. digunakan untuk memisahkan klausa. Ex.  (As we had already arrived, we were reluctant to wait.)
  4. digunakan untuk menandai bagian kalimat yang memberi penjelasan. Ex.  (Her best friend, Romaria, sings for a living.)
3. Titik koma (Semicolon)

Tanda titik koma umumnya digunakan untuk menandai jeda yang lebih lama dibandingkan koma tapi tidak akhir seperti titik. Tanda ini digunakan di antara dua klausa utama dalam kalimat majemuk yang setara satu sama lain dan hubungannya terlalu erat untuk dibuat menjadi dua kalimat yang terpisah . Sebagai contoh:
  1. The film was extremly successful; its lead actors and actreeses were particularly praised.
4. Titik dua (Colon)

There are three main uses of the colon Ada tiga kegunaan utama dari titik dua (colon) sebagai berikut:
  1. digunakan di antara dua klausa utama ketika klausa kedua menjelaskan atau mengikuti dari yang pertama. Sebagai contoh: (We have a motto: live life to the full.)
  2. digukanan untuk mengawali daftar. Sebagai contoh: (The cost of the room included the following: breakfast, dinner, and Wi-Fi.)
  3. digunakan sebelum tanda petik, dan terkadang juga dipakai sebelum kutipan dalam kalimat langsung. Sebagai contoh: ( The headline read: ‘Local Woman Saves Geese’.) Dalam berbagai sumber, kalimat langsung juga dapat menggunakan tanda titik dua jika kalimat kutipannya lebih dari enam kata. Sebagai contoh: (The teacher shouted: “I will not ask you again to sit down and be quiet.”) Namun aturan ini juga disangkal oleh beberapa native speaker.
5. Apostrop (Apostrophe)

Ada dua kondisi umum di mana apostrop dibutuhkan:
  1. menunjukkan kepemilikan. Sebagai contoh:  (Mawar's cat was extremely friendly.)
  2. menunjukkan pemendekan / singkatan. Sebagai contoh: (I'm afraid the food isn't suitable for vegetarians.)
6. Tanda Penghubung (Hyphen)

Tanda penghubung digunakan untuk menghubungkan kata dengan bagian kata yang lain. Ada tiga fungsi utama dari tanda penghubung sebagai berikut:
  1. digunakan dalam compound words. Sebagai contoh:  (My mother-in-law is visiting my grandma right now.)
  2. digunakan untuk menggabungkanimbuhan dengan kata yang lain. Sebagai contoh:  (The novel is clearly intended to be a post-Marxist work.)
  3. untuk menunjukkan jeda diantara kata. Sebagai contoh:  (He collects eighteenth- and nineteenth-century vases.)
7. Tanda Pemisah (Dash)

Ada dua fungsi utama dari tanda pemisah yang bisasnya dihgunakan pada tulisan informal sebagai berikut:
  1. untuk memisahkan informasi tambahan yang tidak terlalu penting untuk diketahui pembaca. Sebagai contoh: (Many birds—do you like birds?—can be seen outside the window.)
  2. digunakan untuk menunjukkan jeda dalam sebuah kalimat di mana koma, titik koma, atau titik dua biasanya digunakan. Sebagai contoh: (Tommy can't wait for ied mubarak—he's very excited.)
8. Tanda kurung (Brackets)

Ada dua jenis utama kurung. 
  1. Tanda kurung melengkung, biasanya digunakan untuk memisahkan informasi yang tidak berhubungan dengan arti dari keseluruhan kalimat: He asked Sarah (his great-aunt) to accompany her everywhere. 
  2. Sedangkan tanda kurung kotak biasanya digunakan untuk menyertakan kata yang ditambahkan oleh orang lain selain penulis asli atau pembicara, biasanya untuk memperjelas situasi : The witness said: 'Gary [Thompson] was not usually late for work.'
9. Tanda Seru (Exclamation mark)

Fungsi utama dari tanda seru (yang bisasnya dihgunakan pada tulisan informal) adalah untuk mengakhiri kalimat yang menyatakan:
  1. sebuah seruan: (Ow! That hurts! Ouch!)
  2. pernyataan dalam direct speech yang dinyatakan dengan suara keras: ('Run as fast as you can!' he shouted.)
  3. menyatakan kekaguman: Amazing! Wonderful!
  4. sebuah kejadian yang ironis atau lucu – dinyatakan dalam tanda kurung: He thought it would be amusing (!) to throw a plastic mouse at me.
10. Tanda Tanya (Question mark)
  1. Tanda tanya digunakan untuk menunjukkan bagian akhir dari sebuah pertanyaan: What time are you going to the fair?
  2. A question mark can also be used in brackets to show that the writer is unconvinced by a statement:
  3. Tanda tanya juga dapat digunakan dalam kurung untuk menunjukkan bahwa penulis tidak yakin dengan sebuah pernyataan: The bus schedule purports to be accurate (?).
Nah bagaimana sobat Englishiana sekalian, ternyata tidak ada ya tanda tanya dobel seperti yang sering dituliskan anak muda jaman sekarang. Semoga setelah pembahasan ini, kita semua semakin paham dalam menggunakan tanda baca sesuai fungsinya dalam bahasa Inggris. Untuk melihat lebih banyak materi bahasa Inggris, silahkan klik disini.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar anda di sini...

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top