Conditional Sentence Type 1 Beserta Contoh, Fakta, dan Inversionnya

Conditional Sentence Type 1 Beserta Contoh, Fakta, dan Inversionnya

Conditional Sentence Type 1 - Salam semangat sobat Englishiana di mana pun berada. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya pada artikel yang berjudul Conditional Sentence Type 1 2 3 DanFaktanya kita sudah ketahui bahwa ada tiga jenis kalimat pengandaian / conditional sentence dalam bahasa Inggris. Nah, pada halaman ini kita akan lebih fokus ke pada salah satu jenisnya yaitu conditional sentence type 1.

Kegunaan Conditional Sentence Type 1

Kalimat pengandaian Tipe I ini merujuk kepada apa yang mungkin terjadi di masa depan dengan kondisi tertentu. Atau dengan kata lain suatu tindakan di masa depan hanya akan terjadi jika kondisi tertentu terpenuhi pada saat itu. Kita tidak tahu pasti apakah kondisi tersebut benar-benar akan terpenuhi atau tidak sehingga tindakan yang direncanakan terjadi, tetapi kondisi ini tampaknya cukup realistis dan sangat mungkin terjadi di masa depan.
Contoh: If I meet Sandi tomorrow, I’ll send her an invitation.
Saya ingin mengirim undangan kepada Sandi. Ini hanyha akan terjadi jika saya bertemu dia besok. Akan tetapi saya sangat yakin bahwa saya akan bertemu dengannya besok..
Contoh: If Joe has the money, he will buy a Lamborgini.
Saya tahu Joe dengan sangat baik dan saya tahu bahwa dia mendapatkan banyak uang dan mencintai Lamborghini. Jadi saya pikir sangat mungkin bahwa cepat atau lambat ia akan memiliki uang untuk membeli Ferrari

Conditional Sentence
Conditional Sentence Type 1

Rumus Conditional Sentence Type 1

Sebagai bahan pembahasan dan pengingat saya akan hadirkan kembali tabel rumus conditional sentence berikut ini.
Dependent Clause
Main Clause
IF + SIMPLE PRESENT,
1.    S + V1 + O/C
2.    S + V1 S/ES/IES + O/C
3.    S + TOBE [is/am/are] + C


+ SIMPLE FUTURE.
S + WILL + V1/BE + O/C
selain will, kita bisa juga pakai modal yang lain seperti can/may/should.

Main Clause
Dependent Clause
SIMPLE FUTURE +
IF + SIMPLE PRESENT.
Pada prinsipnya, seperti digambarkan pada tabel di atas, ada dua klausa dalam sebuah kalimat pengandaian. Klausa Terikat / Dependent Clause dan Klausa Bebas / Independent Clause. Penempatan ke dua klausa tersebut bisa saling menggantikan satu sama lain. Maksudnya bisa saja dalam suatu kalimat klausa bebas terlebih dulu dibandingkan klausa terikatnya begitu juga sebaliknya.
Berkaitan dengan Simple Present Tense, yang ada di klausa terikat, saya sajikan tiga rumus yang mungkin saja bisa di pakai. Berikut lebih jelasnya.
  1.  Jika Subjek dari kalimatnya adalah salah satu dari (I, YOU, THEY, WE, ATAU KATA BENDA JAMAK) dan memiliki kata kerja [VERBAL SENTENCE] maka rumus inilah yang kita pakai. Contoh: If they study hard, they will pass the next exam.
  2. Jika Subjek dari kalimatnya adalah salah satu dari (SHE, HE, IT, ATAU KATA BENDA TUNGGAL) dan memiliki kata kerja [VERBAL SENTENCE] maka rumus inilah yang kita pakai. Contoh: If Sheila studies hard, she will pass the next exam.
  3. Siapapun Subjeknya, jika tidak memiliki kata kerja [NOMINAL SENTENCE] maka kita harus memakai TOBE dan rumus inilah yang harus kita pakai. Contoh: If Sheila is here tomorrow, she will meet her twin.
Catatan: Ke dua klausa tersebut bisa saja berbentuk negatif sesuai dengan kebutuhan. Silahkan ingat ingat kembali bagaimana cara membuat kalimat negatif di sini. Untuk bentuk Inversion dari Conditional Sentence Type 1 klik link berikut Jenis, Pola, dan Contoh Inversion dalam Conditional Sentence (If Clause)
Demikianlah sobat Englishiana pembahasan khusus tentang conditional sentence type 1 pada halaman ini, semoga bermanfaat dan membuat kita lebih paham tentang conditional sentence.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar anda di sini...

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top